
Lampung Utara
Realisasi Dana Desa Tahun 2020, Desa Madukoro Lampung Utara Fokus Penanganan Covid-19
Selasa 29 Desember 2020.
232 Desa diwilayah Kabupaten Lampung Utara masih fokus terhadap penanganan covid-19, khususnya pada tahap akhir (20%) realisasi Dana Desa (DD) Tahun 2020.
Salah satunya di Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara. Mulai dari bantuan langsung tunai (Blt-DD) dibayarkan sebanyak 6 bulan, penyediaan prasarana cuci tangan dan penyemprotan. Serta beberapa item program Padat Karya Tunai (PKT), yang diperuntukkan bagi peningkatan insfrastruktur desa.
“Ada ounderlagh, Talud Penahan Tanah, sumur bor dan drainase serta gorong-gorong. Kita ketahui ada yang masih belum selesai, sehingga dianggarkan pada tahun berikutnya, “kata Kepala Desa Madukoro, Johan Andri Yanto, Selasa, (29/12/20).
Menurut Kades Johan, bahwa semua kegiatan telah melalui musyawarah desa (musdes) setelah sebelumnya ditingkat rukun tetangga, dusun sampai disana baru ke tingkat desa yang di musyawarah desa kan (Musdes). Demi memberikan rasa kebersamaan, merata dan merasakan akan adanya program Dana Desa.
“Alhamdulillah masyarakat telah menerima, baik itu melalui musdes ataupun musdus. Dan untuk pelaksanaan di Tahun 2021, masih tetap melaksanakan kegiatan yang belum dilaksanakan pada musdes 2019, “terangnya.
Seperti yang ada di Dusun VIII desa setempat, lanjutnya, yakni sumur bor. Harus ditunda pada kegiatan tahun depan, karena ketersediaan dana tak memungkinkan. Akibat adanya recofusing anggaran sesuai dengan arahan pemerintah pusat, melalui Kemendes-PDT.
Rencana pembangunan tahun 2021 berupa Siring pasang, sumur bor, jalan onderlagh, dan rabat beton. Pembangunan akan disesuaikan dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran.
Wakil Ketua Lpm Madukoro, Sukamto menambahkan dengan ketersediaan anggaran minim, pihaknya mendorong pemerintah desa tetap kreatif melaksanakan kegiatan. Dengan meminilisir pengeluaran, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat dan pemerintah dapat terwujud.
“Kami mengapresiasi kegiatan disini, dan kita mendorong se-efektif mungkin pelaksanaannya dapat bermanfaat bagi peningkatan kesejahateraan masyarakat. Terutama soal program padat karya tunai, yang menjadi salah satu kegiatan menjadi sasaran dalam peningkatan ekonomi warga. Khususnya ditengah pendemi saat ini, “imbuhnya.
